Gemerlap Cahaya rembulan, Menari-nari diatas awan,Membawa anganku serta, Membisikan bintang tentang rindu
Kunang-kunangpun tertawa kering, Menghampiriku yang sedang merindu, Bercumbu dengan kata tentang dirimu
Jariku menari tak henti,Kata-kata telah berbaris dalam bisikan manis, Mengukir khayalan dalam balutan puisi
Walau kadang tak kumengerti
Aku tak peduli walau menjadi tawa nanti,Dekapan rindu telah membuai mesara diriku, Bercinta dengan khayalanku tentangmu
Aku tak peduli walau menjadi tawa nanti,Dekapan rindu telah membuai mesara diriku, Bercinta dengan khayalanku tentangmu
3 komentar:
pertamax
hiksss. jadi bukan permatax.. padahal tadi komen di blog pertamax sebagai follower pertamax
Kunang-kunang takkan tertawa..
justru sinarnya menghangatkan alam.. menepis ragu dalam rindu.. cieeeeeeh :D
Posting Komentar