Selimut Jiwaku

Rembulan mulai tenggelam, beradu dalam awan pekat,  Aku terperangkap dalam malam
Menemani bidukmu yang mulai redup

Bias cahaya gelisahmu, Menyilaukan hatiku, Pilu meremukan asaku, Mencari keberadaanmu

Kesedihanmu menjadi gundahku, Berkecamuk menahan alir darahku, Memaksaku untuk mendekapmu, Berselimut malam rinduku
Hujankan saja arimatamu di dadaku, Agar ku dengar gemuruh derasanya, Biarkan tetes demi tetes mengalir, Ku ingin menjadi muara kegelisahanmu

Biarkan saja matamu sembab, Akan kuhapus jejaknya perlahan, Hinga kau terlelap, Dalam pelukan jiwaku yang hangat

Kasih..! Ijinkan kuselami setiap rongga jiwamu, Biar Kularung semua kepedihanmu, Jangan ada ragu, dekaplah terus dadaku, Agar selimut jiwaku menjadi milikmu

1 komentar:

Unknown 16 September 2011 pukul 12.53  

cihuy... ternyata di sini Om Valen melankolis banget...!!!


syahduu... :D

Posting Komentar

Cengengesan Family

About this blog

Pengikut